Audiobbm.com Let's Do It !

Free Information for Hobbyist : DIY Audio, Electronics, Automotive, Information Technology.

  • About Audiobbm
  • Apa itu DIY Audio
    • My Project
    • Singkatan2
  • Audiobbm Platinum KIT
    • Aksesoris, Mixer, Tone Control, dll
    • Kit Amplifier Mobil
    • Kit Amplifier Pro
    • Kit Home Amplifier, Active Speaker Modul
    • Speaker Protector
    • Subwoofer Plate Amplifier
  • Audiobbm Store
    • CUSTOM AMPLIFIER
    • KIT AUDIO Hi-Fi
      • Audio Power Amplifier
      • Crossover Pasif/ Passive Crossover
      • Gainclone, Chip Amplifier
      • Integrated Amplifier, Active Speaker Modul
      • Pre-Amp/Tone Control, Sub Filter, Crossover
      • Speaker Protector
      • Subwoofer & 2.1 Amplifier
      • Surround Processor
    • PART ELEKTRONIKA
      • IC Analog & Digital
      • Kapasitor
      • Relay, Switch, Connector
      • Trafo, Inductor, Core
      • Transistor
    • PCB SIAP SOLDER
    • POWER SUPPLY
    • Sparepart Blazer
    • TOOLS / INSTRUMENT
  • CARA ORDER BARANG
  • GUITAR AMPLIFIER
  • HOME & PRO AMPLIFIER
  • Ngoprek Chevrolet Blazer

Kenapa Perangkat Telekomunikasi Menggunakan Catudaya DC -48Volt dan Ground Positive?

Posted by audiobbm on May 27, 2013
Posted in: 1, Beranda, DIY Audio, Info dan Berita. Tagged: 48v dc, korosi, molekul, tembaga. 1 Comment

Siemens PSUP S30122-K5385-X Telecom System Power Supply Pic 4

Setelah sekian lama berjibaku dengan dunia telecom dan ‘bermesraan’ dengan perangkat router, switching, multiplexer, duplexer, radio sdh, pdh, fiber optic dll….banyak banget dah, ada pertanyaan lama yang menarik dimana saya sendiri baru tau jawabannya baru-baru ini, yaitu kenapa kebanyakan perangkat tersebut menggunakan power supply -48Volt DC dan positive ground??

Setelah berputar-putar mencari tahu sana sini, akhirnya jawaban tetep dari si om yang baik hati google..hehe. Jadi berikut alasannya yang sdh saya simpulkan dari berbagai sumber.

Jawaban atas pertanyaan kenapa menggunakan tegangan 48V DC? Jadi pada saat sejarah teknologi telepon dan telegram ditemukan tegangan 48V adalah tegangan tinggi  yg cukup untuk membawa sinyal pada kabel saluran telepon untuk jarak yang jauh namun cukup rendah untuk membahayakan, sehingga tdk akan berdampak fatal jika seseorang menyentuh kabel saluran telepon tersebut. Bahkan setelah perangkat2 switching telepon tersebut diperbaharui mereka dirancang untuk memanfaatkan set baterai 48V yang ada dan array yang tersedia dengan penyedia layanan telekomunikasi. Ini merupakan praktek dari desain warisan telah dilanjutkan dan selama beberapa dekade semua perangkat telekomunikasi baru telah dirancang untuk bekerja dengan 48V sampai sekarang.

Sistem Ground(chassis/earth/pentanahan)  Positif juga didasarkan sistem dari sejarah telepon. Negatif tegangan pada jalur ini lebih baik daripada positif untuk mencegah reaksi elektro-kimia (juga terjadi pada terminal accu/baterai) yang akan dengan cepat menghancurkan kabel tembaga jika kabel basah atau lembab.

Jadi – 48 VDC digunakan dalam telekomunikasi untuk mencegah korosi atau elektrolisis. Jika Anda menggunakan 48 VDC ada elektron bebas mengamuk pergi ke suatu tempat, karena setiap elektron yang hilang, Anda akan kehilangan apa yang merupakan bagian dari molekul tembaga, sehingga tembaga mengalami korosi lebih jauh, garis korosi pergi sampai mereka istirahat(mati)!

-48VDC ingin elektron sehingga menarik molekul = tidak ada kerugian tembaga atau korosi / elektrolisis. Gampangnya yang suka bongkar mobil atau motor mungkin sering melihat terminal pada accu negatif sering terjadi korosi yang parah. Itu disebabkan mobil menggunakan sistem ground negative.

Ya kira2 begitu jawaban dari wikianswer dan allinterview.. 🙂

salam

bbm

Merakit Elektor’s Mini Crescendo Amplifier Versinya bbm_rileks

Posted by audiobbm on February 6, 2013
Posted in: 1, Beranda, DIY Audio, Info dan Berita. Tagged: amplifier, audio, DIY, electronic control unit, mini crescendo. 10 Comments

Habis dapat kiriman dari teman yaitu sepasang KIT mini crescendo lengkap dengan trafonya yang guede, langsung deh tangan jadi gatel pengen buru2 megang solder.

Photo-0471

Sepasang Kit mini crescendo siap dirakit, cocok buat ngisi waktu rileks sabtu minggu.

Sebenarnya gak ada yang beda dari versi Mini crescendo nya elektor tahun 80-an, cuma beda dikomponennya saja. Saya pake komponen yang banyak tersedia dipasaran. Hari gini susah juga nyari komponen original cuy!,  jadi mesti pinter2 milih dan ngeracik bahan yang ada saja, pastinya mungkin beda cita rasa, tapi yang namanya teknologi seharusnya komponen sekarang lebih bagus dari komponen jadul (Note: asalkan barangnya ori , dan ini tdk berlaku buat vakum tube, nanti si koko juragan tabung marah..hehehe). Kalo gitu yuk simak sedikit komponennya mas bro..

1. Transistor Final Mosfet 2SK135/2SJ50 disubtitusi dengan 2SK1058/2SJ162

Transistor 2sk135 dan 2sj50  sudah tdk diproduksi lagi, kalaupun ada mungkin itu barang NOS,  jadi kita pakai 2sk1058 dan 2sj162 aja. Dari sisi spesifikasi teknis tidak jauh berbeda, hanya saja bentuknya bukan kayak jengkol (TO-3) lagi. Sedikit masalah dengan PCB nya yang masih berbentuk jengkol, tapi juga memudahkan dalam pemasangan pendingin.

2. Transistor Driver and Buffer

Untuk komponen driver saya menggunakan BD139 BD140 yang banyak tersedia. Serta transistor Buffer dan signal kecil lainnya tidak ada perubahan sesuai aslinya.

3. Resistor dan Kapasitor

Resistor dan kapasitor gado2 saya pakai diproyek ini, hanya saja untuk bagian tertentu memang saya bedakan komponennya dengan yang bermerk (resistor dale, kapasitor rouh, muse, blackgate, solen dll) yang katanya bagus (meureun >>basa sunda, red).  Yang lainnya standar2 aja…pake yang ada.

4. Trafo

Saya belum memutuskan mau pake trafo yang mana, mau pake kiriman teman merk Sevti 5A murni (cukup gede untuk ukuran 5A), atau yang lain yang ada dirumah  biar lebih ekonomis dan tepat guna, karena mungkin saya akan setup amplifier ini dikelas AB dgn daya 30-40 Watt saja. Pada akhirnya nanti ini akan diputuskan saat ujicoba dan test akhir. Untuk dioda dan kapasitor bank juga pake yang standar aja, Rubycon 10.000uf x 6 + dioda bridge standar.

5. Casing/ Chassis

Ini nih yang bisa jadi perhatian khalayak ramai, apalagi setelah saya bikin casing buat si spider dari aluminium batangan yang ngasal itu ternyata banyak respon positifnya. Buktinya ada temen booking tuh casing ga pake isi kit spidernya buat proyek dia, aya2 wae. Akhirnya demi persahabatan saya relakan untuk nelanjangin si spider dan melepas casing tsb.

Jadi kali ini gimana dong casingnya??

…..

…..

…..

…..

sabar bos…ane lagi mikir nih.

Aha..cling-cling!! ( abis liat artikel think out of the box nya ala pak Jokowi), akhirnya ane putuskan nempatin ini ampli diluar box…waduh??? kumaha eta….?? hahhaha…

bersambung dulu ah… sambil futu-futuin yang perlu di futu…

Skema mini crescendo original dari Elektor

Skema mini crescendo original dari Elektor

Ngoprek Chevrolet Blazer (Bagian ke 5. Edisi DIY Spesial >> Bongkar 1/2 Mesin)

Posted by audiobbm on January 29, 2013
Posted in: Beranda, DIY Audio, Info dan Berita, Trip and Adventure. Tagged: chevrolet blazer, kebo, obeng, torque wrench. 10 Comments

Kali ini saya mo sharing pengalaman bongkar sendiri chevrolet Blazer SOHC 2200CC, mudah2an bermanfaat buat yang suka ngoprek seperti saya.

Dilatar belakangi rasa penasaran atas masalah yang mendera si kebo ijo karena tenaganya yg berkurang drastis dan mesin yang bergetar hebat, lalu masalah posisi mobil yang lumayan jauh dari bengkel spesialisnya, dan keterbatasan keuangan juga(its always a matter ya ?) . Akhirnya saya browsing sana-sini untuk meyakinkan diri saya bisa melakukan itu sendiri. Juga terinspirasi oleh Om Bayu lentera AC yang juga bongkar sendiri kebo DOHC nya. Berikut saya ceritakan apa yang saya lakukan, walaupun bermodal nekat juga…hahhaa

Note : Buat yg ga suka belepotan oli dan keringat “Dont try this at home!!”

A. Gejala Awal Masalah pada mesin

– Pada saat melaju kencang, tiba2 mesin kehilangan tenaga  namun tidak sampai mati mesinnya.

– Mesin bergetar hebat seperti pincang pada saat idle…

– Air Radiator cepet habis

B. Pengecekan awal

– Cek kabel busi satu persatu, apakah pengapian normal (keluar bunga api) >>hasilnya normal

– Cek kondisi keempat busi>> bagus, semua busi menyala

– Cek Radiator >> air berkurang drastis

– Cek Oli >> oli berubah warna menjadi coklat, mirip kopi susu.

Kesimpulannya adalah Gejala Water Hammer (air masuk ruang pembakaran).

Dari hasil investigasi tersebut diketahui masalah kemungkinan ada pada packing silinder head yang rusak.

C. Langkah2 Turun setengah mesin

1. Siapkan Tool standar berikut :

– kunci sok no 10, 13, 17, 19

– kunci ring/pas no 10,13

– Gagang kunci sok, klo bisa yang auto reverse untuk memudahkan pekerjaan

– sambungan kunci sok standar ukuran pendek, sedang dan panjang

– kunci momen (torque wrench), perlu saat mengencangkan baut silinder head atau memudahkan saat membukanya.

– Tang kombinasi ukuran sedang/besar untuk membuka klem selang2 dll.

– Lampu senter/ emergency light LED, buat nyenter2 tempat yang gelap.

– Obeng + dan – ukuran sedang dan besar

– Cutter/ silet

– Amplas, sikat kawat,  kain lap untuk bersih2

– Tracker Valve untuk membuka klep (kalau sekalian skir klep atau ganti seal klep).

– Siapkan wadah besar seperti baskom plastik atau nampan besar untuk menyimpan part.

– Siapkan plastik bungkus ukuran 1/2 kg.

– label kertas dan spidol.

– Siapkan silicon RTV, untuk melapisi packing dan bagian2 yang perlu sealer.

2. Dokumentasikan apa yang akan anda lakukan.

Mesin blazer cukup rumit untuk diingat, oleh karena itu bagi pemula seperti saya harus selalu mendokumentasikan apa yang saya kerjakan. Dalam hal ini setiap part atau bagian yang akan saya lepas atau copot akan saya tandai dengan label atau tip-ex untuk memudahkan saat memasangnya nanti. Termasuk baut2 yang saya lepaskan akan saya tempatkan dalam wadah2 bungkus plastik tersendiri yang saya namai sesuai peruntukan baut tersebut. Selain memudahkan saat pemasangan, juga menjaga agar part2 kecil atau baut2 tidak tercecer.

bersambung bsk ya…ngantuk

Update 8-2-2013

3. Langkah urutan pembongkaran.

3.1 Buka pipa saluran udara bagian depan serta karet sambungfan ke throtle  body  dengan obeng min.

3.2 Buka fanbelt dengan merentangkan bagian tsb.

3.3 Buka cover timing belt, fly whell, roler fanbelt dll agar cover bisa dibuka. Jangan lupa baut2 dimasukan ke plastik2 yang sudah diberi nama sesuai fungsinya tsb.

3.4 Tandai posisi timing belt, terutama pulley timing belt atas dan bawah dengan tip ex, atau apa saja yang mudah dilihat.

Sebenarnya tanda atas dan bawah sudah ada berupa coakan diatas dan dibawah yang segaris denga tutup cover timing belt, hanya saja akan berat memutar pulley crankshaft/flywhell  untuk menepatkan pada posisi tersebut. Sekali lagi dicermati langkah ini agar posisi timing belt kembali seperti semula pada saat dipasang nanti.

Update 12-2-2013

Photo-0425-TC

Bagian pulley yang dikasih tanda panah harus ditandai tegak lurus atas bawah. Coakan tutup timing belt adalah sebagai patokannya.

TB release

Posisi pulley crankshaft / flywheel harus ditandai juga untuk jaga2, walaupun posisinya jarang berubah saat mesin mati. Waterpump, timing belt dan tensioner bisa sekalian diganti jika mau .

3.5 Jika posisi timing belt sudah ditandai maka lepaskan timing belt, pulley camshaft,  baut2 tutup timing belt, dudukan roler segitiga, dll agar bisa melepas tutup timing belt.

3.6. Lepaskan kabel2 busi, tandai urutannya jika perlu.

3.7 lepasan cover manifold buang, dan buka manifold buang. Hati2 saat membukanya, gunakan kunci sok yang baik no.13  karena biasanya baut ini sudah berkarat dan sulit dibuka.

3.8 Lepaskan kabel2 injektor, tandai urutannya agar memudahkan pemasangan kembali.

3.8 Lepaskan feul inkjektor bar, hati2 saat membukanya agar ring injector tidak rusak. Pada saat membuka saluran bahan bakar, biasanya sisa2 bensin masih ada, hati2 terhadap hal tsb, gunakan kain lap handuk untuk menampung sisa bensin, dan jauhkan dari api. (safety is first, jangan merokok dalam melakukan pekerjaan ini).

bersambung disini :

https://audiobbm.wordpress.com/2013/06/04/ngoprek-chevrolet-blazer-bagian-ke-5-edisi-diy-spesial-bongkar-12-mesin-bag-2/

 

injector

Posts navigation

← Older Entries
Newer Entries →
  • Audiobbm.com

    Cibarusah, Indonesia
  • Archives

  • Pages

    • About Audiobbm
    • Apa itu DIY Audio
      • My Project
      • Singkatan2
    • Audiobbm Platinum KIT
      • Aksesoris, Mixer, Tone Control, dll
      • Kit Amplifier Mobil
      • Kit Amplifier Pro
      • Kit Home Amplifier, Active Speaker Modul
      • Speaker Protector
      • Subwoofer Plate Amplifier
    • Audiobbm Store
      • CUSTOM AMPLIFIER
      • KIT AUDIO Hi-Fi
        • Audio Power Amplifier
        • Crossover Pasif/ Passive Crossover
        • Gainclone, Chip Amplifier
        • Integrated Amplifier, Active Speaker Modul
        • Pre-Amp/Tone Control, Sub Filter, Crossover
        • Speaker Protector
        • Subwoofer & 2.1 Amplifier
        • Surround Processor
      • PART ELEKTRONIKA
        • IC Analog & Digital
        • Kapasitor
        • Relay, Switch, Connector
        • Trafo, Inductor, Core
        • Transistor
      • PCB SIAP SOLDER
      • POWER SUPPLY
      • Sparepart Blazer
      • TOOLS / INSTRUMENT
    • CARA ORDER BARANG
    • GUITAR AMPLIFIER
    • HOME & PRO AMPLIFIER
    • Ngoprek Chevrolet Blazer
  • Recent Posts

    • Toko Orange Baru Audiobbm Sudah Live Ya…Cekidot Yuk!!!
    • Gw anak Vespa juga..
    • Radio Antik Dijual: Sanyo 8X-109B
    • Radio Antik Dijual :National R441B.
    • Radio Philips 12 AL217 (sold out)
    • RESTORASI RADIO TABUNG PHILIPS BIN 206U
    • New Audio Pro Power Amplifier Series
    • Cara Order di Audiobbm.com
    • PA AMPLIFIER SEDERHANA
    • Multi Purpose Guitar Amp
  • bbm_rileks

    Tweets by bbm_rileks
  • March 2026
    M T W T F S S
     1
    2345678
    9101112131415
    16171819202122
    23242526272829
    3031  
    « Nov    
Create a free website or blog at WordPress.com.
Audiobbm.com Let's Do It !
Blog at WordPress.com.
Privacy & Cookies: This site uses cookies. By continuing to use this website, you agree to their use.
To find out more, including how to control cookies, see here: Cookie Policy
  • Subscribe Subscribed
    • Audiobbm.com Let's Do It !
    • Join 59 other subscribers
    • Already have a WordPress.com account? Log in now.
    • Audiobbm.com Let's Do It !
    • Subscribe Subscribed
    • Sign up
    • Log in
    • Report this content
    • View site in Reader
    • Manage subscriptions
    • Collapse this bar
 

Loading Comments...