Audiobbm.com Let's Do It !

Free Information for Hobbyist : DIY Audio, Electronics, Automotive, Information Technology.

  • About Audiobbm
  • Apa itu DIY Audio
    • My Project
    • Singkatan2
  • Audiobbm Platinum KIT
    • Aksesoris, Mixer, Tone Control, dll
    • Kit Amplifier Mobil
    • Kit Amplifier Pro
    • Kit Home Amplifier, Active Speaker Modul
    • Speaker Protector
    • Subwoofer Plate Amplifier
  • Audiobbm Store
    • CUSTOM AMPLIFIER
    • KIT AUDIO Hi-Fi
      • Audio Power Amplifier
      • Crossover Pasif/ Passive Crossover
      • Gainclone, Chip Amplifier
      • Integrated Amplifier, Active Speaker Modul
      • Pre-Amp/Tone Control, Sub Filter, Crossover
      • Speaker Protector
      • Subwoofer & 2.1 Amplifier
      • Surround Processor
    • PART ELEKTRONIKA
      • IC Analog & Digital
      • Kapasitor
      • Relay, Switch, Connector
      • Trafo, Inductor, Core
      • Transistor
    • PCB SIAP SOLDER
    • POWER SUPPLY
    • Sparepart Blazer
    • TOOLS / INSTRUMENT
  • CARA ORDER BARANG
  • GUITAR AMPLIFIER
  • HOME & PRO AMPLIFIER
  • Ngoprek Chevrolet Blazer

How to Calculate and Plan a DIY Audio Power Amplifier

Posted by audiobbm on March 20, 2014
Posted in: Beranda, DIY Audio, Info dan Berita. Tagged: amplifier. Leave a comment

Cara Menghitung dan Merencanakan sebuah Power Amplifier Rakitan bag.1

Pada dasarnya diperlukan pengetahuan elektronika yang cukup untuk mendesain sebuah amplifier yang baik, namun disini saya katakan tidak mendesain akan tetapi hanya menjelaskan cara menghitung dan merencanakan amplifier rakitan untuk keperluan anda. Dalam hal ini bisa untuk keperluan dirumah, studio maupun diluar ruangan. 

Some value improvement for several components, I hope it makes a good result.

A. Amplifier dan SPL

Sebagian besar dari kita mungkin masih berpikir bahwa jika kita memiliki penguat yang menghasilkan output  daya 50 watt ke speaker 8-ohm, akan menghasilkan suara cukup bersih dan musik keras, maka dengan menggandakan power amplifier  menjadi 100 watt , sistem kemudian akan bermain dua kali lebih keras. Banyak orang mungkin masih percaya itu, tapi kenyataannya tidak begitu!!

Meskipun bukan hal yang mudah untuk dipahami, menggandakan power amplifier tidaklah menghasilkan dua kali lipat kenyaringan. Dalam contoh di atas, suara dari speaker tidak akan “dua kali lebih keras”, hanya akan menjadi “sedikit lebih keras,” . Faktanya meningkatkan daya dari 50Watt ke 100Watt hanya akan meningkatkan SPL (sound pressure level) sebesar 3dB (desibel).  Tes pendengaran dengan kelompok besar orang telah mengungkapkan bahwa satu-decibel (1 dB ) perubahan dalam kenyaringan kira-kira hanya terdengar oleh sebagian kecil pendengar yang dapat mendeteksi itu, sehingga peningkatan dari 3 dB (dari 50Watt ke 100Watt) sebagian besar pendengar hanya mengatakan sedikit lebih keras.

Kenapa bisa begitu?? Karena perhitungan untuk SPL adalah bersifat logaritmik. Untuk menghasilkan suara sampai dua kali lipat dari 50Watt , maka anda memerlukan amplifier 10X lebih besar atau sebesar 500Watt. Sebuah pemborosan daya yang besar jika penguat 500Watt hanya digunakan didalam rumah.

Jadi sebelum memutuskan merakit amplifier perkirakan untuk apa kebutuhan kita. Untuk Keperluan dirumah secara umum penguat 50Wrms sudah sangat layak. Memperkuat daya sampai 100 atau 150Watt tdk akan berbeda jauh hasilnya.  Karena itu untuk dirumah sebaiknya anda lebih mengutamakan speaker yang baik (ratio power to SPL lebih baik) atau bersensitifitas tinggi dari pada menambah daya power amplifier anda. Para audiophile bahkan keranjingan dengan amplifier tabung single ended yang cuma 5Watt dari pada pushpull 10Watt misalnya, karena memang hasil SPL nya tidak akan jauh berbeda dan menurut mereka single ended terdengar lebih mempesona dibandingkan pushpull, tentunya dengan menggunakan speaker yang sensitif. 

B. Memilih Speaker

Berikut parameter untuk memilih dan menentukan speaker sesuai kebutuhan.

1.Respon Frekuensi

Speaker merupakan kunci dari sebuah sistem audio, baik dirumah, studio, maupun diluar ruangan, speakerlah yang paling menentukan kualitas sound sistem anda, karena speaker adalah akhir dari sistem yang menuju telinga anda. Pada dasarnya amplifier didesain sebagai penguat dengan respon yang flat disegala freakuensi dari 20 sd 20Khz, namun speaker memiliki keterbatasan terhadap respon frekuensi tersebut. Karena itu para perancang audio bekerja keras untuk mendapatkan respon yang flat dari speaker. Untuk memenuhi itu maka digunakan speaker Woofer untuk merespon frekuensi rendah, middle untuk respon menengah dan tweeter untuk frekuensi tinggi. Selain itu masih diperlukan filter agar energi bisa tersebar dengan efektif dimasing-masing speaker tersebut, maka dibuatlah rangkaian crossover.  Untuk respon terbaik maka jenis speaker harus ada minimal 3 jenis tsb dan crossover yang baik untuk mendukungnya.

2.Sensitivitas 

Masih berhubungan dengan SPL, dalam hal ini speaker yang baik adalah speaker yang mampu mereproduksi daya amplifier dengan sebaik mungkin tanpa rugi atau loss yang besar, karena itu dengan daya amplifier yang sama, speaker yang baik akan menghasilkan nilai SPL yang lebih besar dibandingkan speaker biasa. Biasanya sensitivitas dinilai dengan satuan dB (sama seperti spl dan gain). Makin sensitif makin baik, dan makin mahal, biasanya 90 dB keatas.

Namun tdk usah khawatir bagi anda yang mau belajar dan mencoba membuat sendiri dgn dana terbatas, karena pilihan speaker dari produsen lokal yang ada saat ini sdh cukup baik dan harganya cukup terjangkau.

3.Daya Speaker

Diberbagai forum saya sering membaca bahwa masih ada orang yg salah persepsi tentang daya speaker ini. Ada yang mengatakan bahwa “untuk ngangkat speaker 500Watt, harus dikasih power amplifier 500Watt”. Ini tentunya sebuah kesalahan yang cukup mendasar, karena yang tercantum pada speaker adalah rating maksimal atau kemampuan maksimal dari speaker itu pada saat diumpankan ke amplifier. Jadi tidak masalah kalau anda umpankan speaker 500Watt pada power amplifier 20Watt sekalipun. Yang jadi masalah adalah kalau speaker kecil dihubungkan dengan amplifier besar, jika sdh melewati rating yang tertera dibadannya speaker akan berasap/jebol.

Saran saya jika merencanakan ingin membuat amplifier 60Watt misalnya, maka pilihan speakernya 100Watt keatas agar aman digunakan, dan sistem anda dapat dipacu sampai batas kemampuannya.

4. Impedansi

Impedansi (Z)speaker adalah tahanan sebuah speaker terhadap signal audio, dalam hal ini berbeda dengan tahanan pada resistor. Nilai impedansi  akan menentukan daya output dari amplifier, semakin kecil impedansi semakin besar daya yang keluar dari amplifier. Penjelasan selanjutnya akan membahas perhitungan daya yang berhubungan dengan impedansi ini.

5. Kotak Speaker

Kotak speaker juga  merupakan hal krusial dan sangat menentukan kualitas sistem anda. Terutama untuk frekuensi-frekuensi rendah, kotak ini merupakan kunci utama keberhasilan dalam merancang sebuah sound sistem. Saya tidak akan membahas ini terlalu jauh, karena akan menjadi pembahasan yang sangat panjang, karena desain untuk kotak ini sangat beragam, dan masing2 memiliki karakter tersendiri.

Kalau untuk dirumah, cukuplah desain konvensional yang umum dengan model memanjang. Untuk yang mau mencoba membuat sendiri bisa membaca tentang desain kotak speaker ini dari berbagai sumber yang banyak tersebar diinternet. Untuk kita yang kurang ahli dalam perkayuan bolehlah kita pesan dengan pembuat kotak speaker yang berpengalaman.

Berikut salah satu website untuk acuan jika ingin membuat kotak sendiri;

http://www.diyaudioandvideo.com/Tutorial/SpeakerBox/

bersambung ke bag.2

Daftar Pustaka

http://www.axiomaudio.com/power

http://www.audioholics.com/frequent-questions/relationship-between-watts-and-dbs

Ngoprek Chevrolet Blazer Part 8: DIY Ignition Coil Booster (ICB)

Posted by audiobbm on February 10, 2014
Posted in: Beranda, DIY Audio, Info dan Berita, otomotif. Tagged: chevrolet blazer, DIY. 27 Comments
ICB BUATAN SENDIRI

ICB BUATAN SENDIRI

 

Setelah menyimak posting FBI (Forum Blazer Indonesia) di facebook tentang ICB dan khasiatnya buat si kebo, saya kepincut untuk coba bikin sendiri ICB. Diforum tsb sdh ada member yang buat sendiri dan dipasarkan ke member yang lain  dan rata-rata testimoninya cukup positif .  Diantaranya mereka mengklaim ICB membuat kebo makin yahud tarikan bawahnya, dan makin smooth ditarikan atas, dan karena  pembakaran sempurna bahan bakar pun jadi lebih irit.

How Its Work

Sebelum membuat alat tsb, mari kita pelajari dari sisi engineering nya dulu, bagaimana alat ini bekerja. Buat saya kalau tdk masuk akal ngapain dibikin, karena pasti tidak ada pengaruhnya sama sekali dan hanya sugesti saja. 

Ini adalah skema pengapian DLI, bukan skemanya blazer tapi kurang lebih cara kerjanya sama.

Pemasangan  ICB pada blazer menurut forum FBI adalah pada fuse no.24, adalah merupakan fuse untuk sistem pengapian, kalau fuse ini dilepas atau putus maka pengapian mesin tidak akan bekerja , karena sumber tegangan untuk ICM melalui fuse tsb. Berarti kalau menurut skema diatas adalah dipasang pada fuse 10A.

Ini adalah skema ICB yang dibahas di forum FBI, sumbernya dari forum negara tetangga singaporebikes.com.

Sekarang mari kita perhatikan skema dari ICB, disitu terdapat komponen dioda penyearah schottky barrier  model CT(kaki tiga)  MBR1560, 30DF4 (kaki 2), sebuah kapasitor (elco) 6800uf/16 V dan indikator (Led + R1).

Kalau dilihat dari fungsinya maka komponen yang sangat berpengaruh dan sedikit banyak membantu kestabilan adalah kapasitor karena dioda D1, D2, hanya berfungsi sebagai pengaman dan penyearah untuk kapasitor tsb, dan karena tegangan disana sudah DC 12 V maka sebenarnya kedua dioda bisa dihilangkan. Akan tetapi perancangnya mungkin memiliki maksud tertentu dengan memasang kedua dioda tersebut, it’s ok, karena memang ada fungsinya seperti yang saya sebutkan.  Dipilihnya dioda schottky  juga memiliki maksud tertentu karena dioda ini memiliki fitur tegangan drop sangat rendah dan switching  yang sangat cepat. Dioda ini biasa dipakai di catu daya sistem  SMPS sebagai penyearah tegangan AC frekuensi tinggi.

Jadi, kesimpulannya alat ini hanya berfungsi untuk mengstabilkan sumber tegangan pada ICM.  Semakin stabil tegangannya, tentu semakin baik api yang dihasilkan oleh koil. Selain menyimpan arus listrik, kapasitor juga akan memfilter ripple yang mungkin dihasilkan oleh alternator. 

Mulungin Komponen Lagi 🙂

Seperti proyek DIY sederhana saya yang lainnya, kalau perlu proyek ini juga money less  alias modal dengkul hehehe.. Kalau anda punya bekasan PSU ATX atau PSU PC bekas, jangan dibuang dulu karena banyak komponen penting yang bisa dipakai lagi. Khusus buat proyek ICB ini, dari pada beli komponen dioda schottky yang baru, mahal dan susah dicari, mending nyabut aja dari psu bekas pc.

Komponen Cabutan... :)

Komponen Cabutan… 🙂

Dioda yang dipakai adalah MBR1560 , namun saya tdk mendapat yang sama persis pada psu bekas pc, tapi saya menemukan dioda SB1460 dan SB1060, keduanya sama-sama dioda schottky barrier hanya datasheet nya sedikit berbeda(silahkan cek di alldatasheet.com), tapi tdk masalah digunakan disini .  Jadi, MBR1560 saya ganti dgn SB1460 dan 30Df4 saya ganti dengan SB1060. Perlu dilihat juga kalau 30df4 adalah dioda 2 kaki, namun saya ganti dengan SB1060 yang 3 kaki, ini tdk masalah asalkan pemasangan anoda katodanya tdk terbalik, dan memang jangan sampai terbalik karena jika D1 (D30DF4) maka tegangan catuan akan terhubung singkat/short/konslet . Kalau D2 yang terbalik ini tdk terlalu fatal, hanya alatnya tdk bekerja dan mesin juga tdk hidup, tapi tidak short.

Seperti yang saya sebutkan diatas, komponen kunci disini adalah kapasitor, karena itu harus yang berkualitas baik karena akan sangat berpengaruh terhadap kestabilan tegangan kerja sistem pengapian. Fungsinya sama saja seperti kapasitor bank pada sistem audio, semakin baik mutunya semakin baik tegangannya, semakin baik kualitas audionya. Disini nilainya tertera 6800uf/16 V, dan sebenarnya lebih besar lebih baik, tapi mengingat ukuran dan harganya bolehlah kita pakai  10000uF.  Rating tegangan kerja kapasitor 16V sebernarnya cukup rentan, karena saat mesin hidup, tegangan pengisian dari alternator ada disekitar 15V, jadi ada baiknya kapasitor menggunakan tegangan kerja 25V agar lebih aman dan terhindar dari ledakan kapasitor akibat tegangan lebih.

To be continued, lagi foto2 dulu

Update 2 Maret 2014 : Tambahin foto2…

Update 26/1/2015

Berikut adalah versi lain dari ICB yang saya buat, cek link berikut :

Heavy Duty ICB

 

 

2013 in review

Posted by audiobbm on January 2, 2014
Posted in: DIY Audio. Leave a comment

The WordPress.com stats helper monkeys prepared a 2013 annual report for this blog.

Here’s an excerpt:

The concert hall at the Sydney Opera House holds 2,700 people. This blog was viewed about 27,000 times in 2013. If it were a concert at Sydney Opera House, it would take about 10 sold-out performances for that many people to see it.

Click here to see the complete report.

Posts navigation

← Older Entries
Newer Entries →
  • Audiobbm.com

    Cibarusah, Indonesia
  • Archives

  • Pages

    • About Audiobbm
    • Apa itu DIY Audio
      • My Project
      • Singkatan2
    • Audiobbm Platinum KIT
      • Aksesoris, Mixer, Tone Control, dll
      • Kit Amplifier Mobil
      • Kit Amplifier Pro
      • Kit Home Amplifier, Active Speaker Modul
      • Speaker Protector
      • Subwoofer Plate Amplifier
    • Audiobbm Store
      • CUSTOM AMPLIFIER
      • KIT AUDIO Hi-Fi
        • Audio Power Amplifier
        • Crossover Pasif/ Passive Crossover
        • Gainclone, Chip Amplifier
        • Integrated Amplifier, Active Speaker Modul
        • Pre-Amp/Tone Control, Sub Filter, Crossover
        • Speaker Protector
        • Subwoofer & 2.1 Amplifier
        • Surround Processor
      • PART ELEKTRONIKA
        • IC Analog & Digital
        • Kapasitor
        • Relay, Switch, Connector
        • Trafo, Inductor, Core
        • Transistor
      • PCB SIAP SOLDER
      • POWER SUPPLY
      • Sparepart Blazer
      • TOOLS / INSTRUMENT
    • CARA ORDER BARANG
    • GUITAR AMPLIFIER
    • HOME & PRO AMPLIFIER
    • Ngoprek Chevrolet Blazer
  • Recent Posts

    • Toko Orange Baru Audiobbm Sudah Live Ya…Cekidot Yuk!!!
    • Gw anak Vespa juga..
    • Radio Antik Dijual: Sanyo 8X-109B
    • Radio Antik Dijual :National R441B.
    • Radio Philips 12 AL217 (sold out)
    • RESTORASI RADIO TABUNG PHILIPS BIN 206U
    • New Audio Pro Power Amplifier Series
    • Cara Order di Audiobbm.com
    • PA AMPLIFIER SEDERHANA
    • Multi Purpose Guitar Amp
  • bbm_rileks

    Tweets by bbm_rileks
  • March 2026
    M T W T F S S
     1
    2345678
    9101112131415
    16171819202122
    23242526272829
    3031  
    « Nov    
Create a free website or blog at WordPress.com.
Audiobbm.com Let's Do It !
Create a free website or blog at WordPress.com.
Privacy & Cookies: This site uses cookies. By continuing to use this website, you agree to their use.
To find out more, including how to control cookies, see here: Cookie Policy
  • Subscribe Subscribed
    • Audiobbm.com Let's Do It !
    • Join 59 other subscribers
    • Already have a WordPress.com account? Log in now.
    • Audiobbm.com Let's Do It !
    • Subscribe Subscribed
    • Sign up
    • Log in
    • Report this content
    • View site in Reader
    • Manage subscriptions
    • Collapse this bar
 

Loading Comments...